Apakah Kita?

Apakah kita telah terlupa dengan tujuan kita? Apakah kita sudah sedia jika Allah yang maha kuasa dengan serta merta menyudahi hidup kita? Apa yang kelak kita akan tunjukkan kepada-Nya? Apakah kita akan tertanam dibawah nisan dengan bangga? atau sia-sia? Ah betapa menyesalnya jika memang demikian.

Sebaik-baik pengajaran adalah dengan teladan. Dan pelajarilah, sudah ribuan teladan yang semasa hidupnya adalah menjadi hamba-hamba Tuhan. Menyuarakan apa perintah dan nilai-nilai yang Allah ajarkan lewat amalan kehidupan.

Setiap perubahan diawali dengan pemikiran. Jaga baik-baik pikiran sedari awal.

Depok, 27 September 2016

Tentang Berkeluh Kesah

Berkeluh kesah itu buruk untukmu. Tapi baik ketika keluh kesahmu itu disampaikan kepada pemilik hidup.

Tidak perlu kecewa karena Allah percaya apa yang sedang kita derita. Tak perlu khawatir karena Allah sebaik-baik pelindung.

Kuatkan dirimu untuk tidak bergantung pada keadaan dan mahluknya. Karena tiada daya upaya melainkan dari sisi Allah.

Berkeluh kesahlah, dan awali keluh kesah itu dengan istighfar.

 

Depok

22 September 2016

 

 

Cermin

Jika ada orang yang paling banyak kesalahannya, itu adalah saya orangnya.

Sebelum menjustifikasi orang lain, marilah kita coba melihat betul-betul ke dalam diri kita. Seperti saat bercermin, mungkin jarang dari diri kita melihat kurangnya, lebih banyak mengabaikan kurangnya lalu merasa baik-baik saja. Sama seperti hidup bersama orang lain. Apakah kita termasuk orang yang lekas menyimpulkan? atau mungkin lebih parah? apakah kita sudah setiap saat mengoreksi diri dari kekurangan? atau lebih sering membuat catatan panjang daftar kesalahan orang lain? Menuntut hak dari orang lain?

Mungkin diri kita terlalu sombong untuk mengakui benih-benih kesombongan yang mulai muncul didalam hati. Kita mungkin lantang meneriakkan tidak peduli dengan omongan orang lain. Tapi jelas-jelas perasaan merasa diremehkan itulah yang dimana asal muasal kesombongan itu bermula. Kita mengaku membawa perubahan, tapi kebiasaan-kebiasaan buruk kita tidak selalu kita rubah. Membicarakan kesalahan orang, keburukan orang, aib orang, malas belajar, tidak disiplin dan selalu beralasan. Tidak berani mengakui dan lupa bahwasannya apa yang ada disekeliling kita adalah cermin bagi kita. Atau yang lebih parah, yakni, kita lupa siapa jati diri kita sebenarnya.

Jangan-jangan kita tidak sadar bahwa kita sedang mempersiapkan bom waktu untuk diri kita sendiri. Di kemudian hari, apa yang kita kerjakan hari ini, pastilah akan dimintai pertanggung jawabannya. Semoga kita selalu menjadi manusia yang berdoa sebelum bertindak, meminta keridhoan Allah sebelum memutuskan hendak bicara dan berlaku apa. Semoga tidak ada penyesalan dikemudian hari.

Ya, memang tidak ingin dipuji kau katakan. Tapi diri selalu haus akan perhatian. Hati selalu butuh pembenaran. Bukankah kita terlalu sering melakukan hal-hal yang diluar kewajiban? ketimbang mempersiapkan diri dari berbagai perubahan?

Depok, 14 September 2016

Kutipan dan Komentar : The Book of Character | Bagian Satu

Sumber : abduzeedo.com
Sumber : abduzeedo.com

Halaman 141 

“Misalnya, kau ingin bertaubat dan berhenti melakukan dosa. Sering kali hasrat terpuji ini dirumitkan oleh pikiranmu sendiri. Apakah keinginanmu itu semata-mata karena Allah, karena takut dan cinta kepada-Nya? Jika benar, kau akan bersungguh-sungguh meninggalkan dosa karena takut kepada Allah yang Maha Melihat dan Maha Mengetahui, bahkan tatkala engkau sendirian. Ataukah kau bertaubat karena merasa malu dan menghindari celaan manusia? Atau mungkin kau ingin memberi kesan yang baik kepada anak-anak, keluarga, atau kawan-kawan, dan tidak ingin mereka meniru perbuatan burukmu sehingga kau berusaha berperilaku sesuai dengan aturan agama? Ataukah kau takut dikucilkan, ditolak, bahkan dihukum oleh masyarakat? Atau mungkin tujuanmu hanya agar orang-orang tidak menggunjingkanmu?

Apabila kau memang tulus, semestinya kau tidak memedulikan pujian atau celaan mereka. Memang wajar dan alami jika kita merasa takut dan terluka oleh celaan dan kritikan orang lain. Namun seringkali kritikan dan celaan mereka itu mengandung kebenaran. Kita merasa pedih melihat cela dan kekurangan diri kita. Rasa sedih itu akan mendorong kita berusaha memperbaiki diri. Tindakan seperti ini dibenarkan. Sikap yang tidak dibolehkan adalah menolak mentah-mentah kritik dan celaan mereka.”

Ada beberapa manusia  yang merasa gengsi untuk berubah. Gengsi karena menolak kebenaran dari kritik dan cela yang dilayangkan pada manusia tersebut. Supaya tidak berprasangka mari kita sebut manusia itu adalah kita. Setelah mendapat cela dan kritikan, barulah kita sadari bahwasannya kadar kebenaran dari kalimat kritik yang dilayangkan tersebut adalah 90% benar adanya. Permasalahannya, tinggal di kitanya. Mau diolah ataukah mau disangkal. Menyangkal tidak selalu dengan mengatakan tidak. Tapi menggunakan alasan dan permasalahan lain untuk menutupi issue utama, itu juga termasuk bentuk penyangkalan. Atau yang parah, membandingkan orang lain dengan diri kita, menganggap diri kita lebih baik.

Memperbaiki diri tidak semudah memperbaiki kata-kata yang ditulis menggunakan pensil. Tidak semudah menghapusnya dengan penghapus karet. Memperbaiki adalah proses hidup manusia yang melewati olah pikir, pengolahan kata yang kemudian menjadi doa-doa yang tertutur kepada Yang Maha Segalanya dan akhirnya berwujud tindakan kita dalam melewatinya. Proses dari perbaikan adalah perubahan. Perubahan adalah perbedaan kondisi sebelum dan setelah proses perbaikan. Boleh jadi menurutmu (dan menurutnya) lebih baik, biasa saja atau bahkan malah lebih buruk. Pendapat apapun sah-sah saja. Karena yang utama adalah niat suci lillahitaala semata yang dinilai. Berubah untuk-Nya. Lebih baik untuk-Nya. Karena kita ini cuma hamba. Hamba-Nya semata.

Jatibarang, 9 Juli 2016

Review Alienco Photography di Nikahan Kakak Saya

Kali ini saya bakalan review vendor fotografi wedding Alienco, sebetulnya sebelumnya saya sudah pernah review di sini > Alienco Photography : Foto Wedding Anti Mainstream. Tapi ini beda karena yang nikahan adalah kakak saya di awal Juni 2016 lalu. Kalau kita coba searching namanya di google, maka kita juga udah bisa liat reputasinya tim nya bang Ali ini udah nggak diragukan lagi. Semuanya kasih rating dan review yang positipp. Berikut beberapa alasannya :

1. Profesional 

Waktu itu tim Alienco datengnya ontime banget, malahan kakak dan keluarga belum ada yang sampe. >,<. Appearance udah kayak paparazzi ala-ala red carpet, pro banget!

Konita_6147

Konita_6485

Konita_3718

Konita_3456

 

2. Mampu menyulap yang “Biasa” jadi “Nggak Biasa”

Ini udah jelas. Bang ali dengan kawan-kawan tau banget angle-angle yang keren buat dibidik. Otomatis, lokasi nikahan kakak saya yang sederhana bisa disulap jadi gambar-gambar yang memukau.

Konita_3574

 

Konita_3474

Konita_3463

Konita_1663 Konita_4831 Konita_3586 Konita_3566 Konita_6332

 

3. Terjangkau

Alienco ini cukup terjangkau, apalagi kalau dibandingin dengan vendor lain dengan kualitas premium kayak Alienco.

Konita_2055

Konita_3984

Konita_6442

 

Gimana hasil jepretannya? Keren-keren yahh.. Oiya, selain nuansa vintage, Bang Ali juga master di nuansa strobist. Buat kalian suka tampilan warna yang kontras dan nyentrik. Mau liat atau tau informasi lebih lanjut? silahkan mampir ke official webnya di sini Alienco.net . Ini link kalau mau liat portfolio di instagramnya di @aliencophoto

Hari ke 30 Ramadhan

Sumber gambar : tumblr
Sumber gambar : tumblr

Rabb, ampuni dengki yang masih bercokol didalam hati. Hambamu yang hina ini tersungkur serendah yang hamba bisa untuk bisa paling tidak mendapatkan perhatianMu. Ampuni hamba, ampuni kebodohan hamba, ampuni kelemahan hamba.

Rabb, perkenankan sekali lagi hamba bertemu dengan RamadhanMu. Perkenankan hamba membersihkan hati dari segala niat busuk dan menjijikan. Izinkan hamba mendapatkan meghfirahMu, perkenankan hamba, pandaikanlah hamba untuk bisa meraihnya.

Rabb, tuntun dan bimbing hamba. Cukuplah engkau Tuhanku. Cukupkan ke-Maha-Tahu-an engkau menaungi kekhawatiran hamba. Kau yang Maha Esa, Kau yang Maha Bijaksana.

Rabb, sampaikan salam dan salawat hamba kepada kekasih Engkau. Yang Mulia Baginda Rasulullah, Muhammad SAW.

Rabb, tiada Tuhan selain Engkau. Pengetahuanmu meliputi ketidaktahuanku. Engkau Tuhan yang tidak membutuhkan dimensi, tidak terdefinisi. Tunjukkan kepada hamba jalan yang lurus. Jalan yang Engkau Ridhai. Jalannya para Muslim.

Rabb, jauhkan daripada hamba, kesombongan dan sikap tinggi hati. Kumpulkanlah hamba bersama orang-orang yang berserah kepadamu.

Rabb, segala puji bagi Engkau, satu-satunya zat yang pantas menerima pujian. Jauhkan dari hamba, rasa ingin menetap dan bermanja-manja di dunia. Cukuplah surga, sebaik-baik tempat kembali. Sesungguhnya hari akhirat itu benar adanya. Surga dan neraka-pun benar adanya.

Rabb, tsabit qalbi ‘ala diinik. tetapkanlah hatiku di atas agama-Mu

Hari ke 30 Ramadhan

Depok

Bagaimana Menjadi Ibu Profesional? | Part 1

Menjadi seorang ibu adalah sebuah keniscayaan (bi idznillah, insyaa Allah). Namun seberapa siap kita mengemban amanah itu? sedangkan seingat saya, sejak sd, tidak pernah ada mata pelajaran khusus untuk pendidikan “How to be a Professional Mother?”. Padahal jelas, ibu adalah  madrasah yang pertama bagi tiap manusia. Beruntung, kini teknologi internet berhasil menggiring saya kepada tautan-tautan yang mempertemukan kepada teladan-teladan pertanyaan tadi. Mulai dari kisah para istri nabi, keluarga imran, keluarga ibrahim, hingga wanita-wanita mulia yang berprofesi sebagai seorang Ibu, salah satunya Ibu Septi Peni. Beliau bukan hanya sekedar ibu, namun ia juga aktif bergerak di masyarakat untuk memberikan penyuluhan kepada ibu-ibu lainnya, tajuknya sangat menarik, yakni “Bunda Shalihah”. Beliau dengan pelatihannya, berusaha untuk merevitalisasi makna ibu, ya, seorang ibu yang bersungguh-sungguh menjalankan tugas hidupnya.

Kisah ibu Septi memang sudah lama sekali saya baca. Ya, tentang ibu rumah tangga yang tidak menyekolahkan anak-anaknya seperti sebagian banyak keluarga lain, namun kini ketiga anaknya justru berhasil di bidangnya masing-masing. (Untuk lebih lengkapnya bisa baca disini). Dari link tersebut, saya pun mulai mencari-cari beliau di saluran youtube, sampailah kepada video berdurasi 20 menitan yang berisi tentang pemaparan resume tahapan bagaimana menjadi ibu yang profesional. Bisa dilihat dibawah :

Dimulai dengan menginstall bahwa anak adalah amanah yang harus kita jaga dengan mempersiapkan diri, bu septi menjelaskan tentang fitrah seorang anak :

1. Homo Ludens, anak adalah mahluk yang senang dengan permainan dengan bermain.

Bagaimana kita bisa mendidik anak? jika bermain dengan anak saja kita tidak bisa?. Bermain memang terdengar mudah, tapi mempersiapkan suasana bermain bagi anak menjadi PR besar jika kita tidak terbiasa berkomunikasi dengan anak-anak. Mungkin ada sebagian dari kita yang merasa kesulitan untuk menyamakan frekuensi untuk bisa masuk ke anak-anak, atau juga kita tidak sadar bahwa kita tidak menggunakan bahasa sederhana yang bisa dimengerti anak. Yes. Mengajak anak bermain pun kita harus pelajari. Persiapkan. (btw tadi juga lihat channel Kompas TV, ada seorang ibu yang kreatif banget bikinin aneka mainan dari kardus bekas, lihat disini).

2. Rentang konsentrasi anak adalah 1 menit di kalikan dengan umurnya.

Jangan sampai, kelak kita mengajari anak membaca di usia 5 tahun, kita paksa dia untuk bisa berkonsentrasi 10 menit. Siapkan ice breakin setiap 5 menit untuk mereka. Tenang, seorang anak itu fitrahnya punya keingintahuan yang tinggi, yes, naturalnya mereka adalah mahluk pembelajar, sehingga tugas kita sebetulnya adalah tinggal membuat mereka tidak sekedar bisa belajar, tapi suka belajar. Kalau ada anak yang tidak suka belajar, silahkan pertanyakan kepada diri kita sendiri. Sudah oke apa belum? 😛

Masa emas anak-anak ada di usia 0-3 tahun. Pada masa-masa inilah sebaiknya orang tua meletakkan prioritas waktunya kepada anak-anak. Dan untuk perkembangan otak, 80% ada pada masa 0-8 tahun, sehingga sangat baik jika pada masa itu kita sudah membekali diri dengan kurikulum terbaik untuk kita berikan pada anak-anak kita.

Pembentukan karakter ada pada masa 0-12 tahun. Selepas masa ini, mereka akan hidup dengan bekal karakter yang sudah terinstall. Setidaknya ada 4 learning model yang diperkenalkan oleh ibu septi, yang menurut beliau akan cocok digunakan untuk segala rentang usia, yaitu :

1. Intelectual Curiousity, bagaimana kita bisa menaikkan rasa ingin tahu anak-anak.
2. Creative Imagination, bagaimana kreatifitas anak-anak bisa berkembang bersama dengan kita.
3. Art of Discovery Invention, bagaimana akhirnya anak-anak bisa menjadi penemu-penemu dari apa yang selama ini mereka pelajari.
4. Noble Attitude, bagaimana anak akhirnya bisa memiliki ahlak yang mulia, dan kelak menjadi khalifah di muka bumi.

Setelah menjelaskan prolog tentang fitrah anak dan learning model, ibu septi menjelaskan bahwa ada beberapa tahapan untuk menjadi seorang ibu profesional.

Bersambung aja ya 🙂

Depok, 30 Juni 2016

Waktu

Kelak, setiap perbuatan akan dimintakan pertanggung jawaban. Entah sudah berapa lupa dan alpa saya selama ini. Kadang kita menganggap remeh waktu seolah-olah mereka hanya akan diam, waktu seolah-olah hanya berperan sebagai dimensi yang memuat massa, menjadikan kita nyata. Padahal waktu itu juga mahluk, ia hidup dan bertumbuh menjadi yang baru setiap harinya.

Pernahkah kalian menganggap remeh sebuah waktu? ah pasti pernah. Entah sudah berapa jadwal yang kita terlambat hadir dikarenakan alasan-alasan semata, entah mungkin kita terlalu menganggap itu adalah media untuk belajar maklum dan toleransi. Padahal keterlambatan kita hanya karena kita tidak disiplin mengatur prioritas yang seharusnya dikerjakan.

Manusia masa kini kebanyakan adalah mahluk-mahluk begadangers. Jauh berpuluh tahun silam, Bang Rhoma bahkan seperti sudah tau kalau generasi kini adalah mereka yang menggadaikan waktu malam untuk hal-hal yang tiada artinya. Apalagi di jaman media sosial seperti sekarang, cuap-cuap manusia nyaris 24 jam tanpa tutup warung.

Kelak pada masa-masa tua, pasti saya akan menyesali setiap detik yang terbuang sia-sia. Terbuang untuk membicarakan keburukan orang lain, terbuang untuk berprasangka, terbuang untuk diam menunggu tidak melakukan apa-apa, terbuang untuk menghabiskan waktu yang tidak ada hikmah dan pelajaran didalamnya.

Setidaknya dengan menuliskannya hari ini, kelak saya akan menyadari bahwa sebetulnya penyesalan itu sudah pernah terlihat jelas dari awal. Semoga saya tidak menyia-nyiakan jutaan ampunan yang Allah sediakan.

Kalimalang, 28 Juni 2016

Cara yang Baik

Seberapa banyak orang baik di muka bumi ini, namun bisa berobah statusnya hanya disebabkan oleh cara-cara yang kurang baik?. Seberapa banyak nasihat kebaikan, namun tak tersampaikan hanya dikarenakan cara-cara yang kurang patut?.

Allah, pernah menciptakan seburuk-buruk tempat, hingga-hingga tempat tersebut pun masyhur menjadikan sebuah zaman menjadi zaman kebodohan. Namun ada waktu yang bersamaan, ia hadirkan manusia sebaik-baik manusia yang agung pikirannya, tutur kata dan tindak tanduknya. Lalu bagaimana kemudian perlahan-lahan tempat tersebut berubah? Bagaimana kemudian zaman kebodohan itu akhirnya  musnah?

Adalah tentang “Cara yang Baik”.

Ternyata, yang paling susah untuk menjadi golongan manusia baik itu bukan hanya terletak pada apa yang mereka sangka terhadap diri mereka, atas apa-apa yang selama ini ia sudah pikirkan dan sudah lakukan, namun, menjadi manusia-manusia baik adalah tentang menggunakan cara yang baik.

Cara yang baik adalah baigian dari pembuktian bahwa Allah itu maha baik.

Bukankah semua orang sanggup memberi kesaksian bahwa Allah adalah tuhan mereka? Tapi apakah mereka sanggup memberi kesaksian bahwa Muhammad adalah utusan yang Allah turunkan untuk kita ikuti sunnahnya?

Lalu, yang seperti apa cara yang baik itu?

Minimal satu, tidak melukai orang lain.

Yaa, mungkin saja dengan cara kita orang lain merasa tercederai. Namun tetaplah berpegang pada prinsip bahwa kita akan selalu menggunakan cara-cara yang baik. Karena dalam menghadapi masalah, perkara utama bukan tentang mencari-cari dan menghakimi siapa yang salah, tapi bagaimana masalah tersebut dapat terselesaikan dengan cara yang baik.

Rumah, 27 Juni 2016

Review : Hair Spa di Salon Moz5 Margonda Depok

Pertama kali nyobain salon ini tuh pas potong rambut kalau tidak salah di tahun 2013. Karena memang saya nggak terlalu tau banyak salon muslimah di Depok, saya langsung ngacir ke salon ini. Bisa dibilang, Moz5 termasuk pelopor salon khusus wanita muslim. Dulu jaman SMA sih mainnya yang sebelah SMA persis, tapi berhubung udah jarang buka, akhirnya saya coba di Moz5 ini.

Kali ini saya bakal share pengalaman saya nyobain Hair Spa di Moz5. Pertama-tama, banyak banget perubahan yang udah di improve sama ini salon. Pas masuk, langsung disambut ramah ama mbak-mbaknya, dekorasinya juga udah berubah. Suasananya feminim ala-ala shabby chic. Dan dari situ akhirnya saya juga baru tau kalau sekarang Moz5 udah ngeluarin banyak varian produk beauty care, dan ga cuma itu, mereka sekarang supply untuk hijab dan tas-tas kecil yang senada dengan dekorasinya, yes.. flower and vintage. (Jadi keikut berasa feminim >,< ).

IMG-20160701-WA0005.jpg
Bisa poto-poto dimari
Hijab
Hijab
Vintage taste
Vintage taste

Kemarin pas dateng tuh masih pagi, dan kayaknya saya pelanggan pertama (rajin bener). Tapi wow, mbak-mbaknya udah rame, pas nanya-nanya ternyata per shift-nya ada 15 pegawai. Jadi nggak perlu takut ngantri lama yes. Kabar gembira bener, karena jaman dulu (ketauan banget jarang ke salon), tiap nyalon yang paling bikin males itu adalah ngantrinya. Setelah menunggu beberapa saat, akhirnya saya diantar ke ruang eksekusi. Saya dikasih kain kemben untuk digunakan selama hair spa.

IMG_20160621_102428
Mbak-mbaknya udah ready. Sebagiannya ada didalam dan lantai dua.

Pertama-tama, rambut dicuci sama mbak-mbaknya, Alhamdulillah dapet mbak-mbak yang ramah, namanya mbak novi kalau ngga salah. Setiap mau ditinggal, pasti izin “saya tinggal dulu sebentar ya”, udah gitu nggak kasar pas lagi nyampoin rambut. Disini berasa bedanya deh, dari bangku nya aja lebih nyaman dari pada salon yang sebelum-sebelumnya. Biasanya leher suka pegel karena cekungannya neken leher, tapi yang di Moz5 sini, desainnya nggak bikin sakit leher.

IMG_20160621_102230
Nyaman bener dah, gede tempat duduknya
IMG_20160621_102238
Ada penyangga kepala yang nggak bikin leher pegel

Pas lagi nyampoin, kita juga ditawari vitamin rambut, dan untuk vitamin kita akan kena charge tambahan sebesar Rp. 20.000,-, dan kirain vitamin itu dipakein pas lagi dicuci rambutnya, taunya ntar pas lagi hair spa-nya. Selesai cuci rambut, cus ke ruang perawatan rambut. Ada yang menarik perhatian, yaitu selembar tulisan “Bismillahirrahmanirrahiim, Insya Allah masalah rambut saya dapat hilang, rambut menjadi lebih indah, berkilau dan sehat, Aamiin ya Rabbal’alamin“, iya juga yah, kadang kita lupa sebetulnya kita ikhtiar sana-sini tanpa berdoa dulu, keren mbak Moz5. Dan pas mulai, juga mbaknya ngajak basmallah bareng.

IMG_20160621_102320
Sederhana, tapi sesuatu banget inih 🙂

Disini saya uda mulai deg-degan, takutnya kayak pengalaman pas maskerin rambut di salon lain, tenaganya hercules padahal udah dibilang pelan aja dan udah diingetin, akhirnya dulu sempet yang bilang udahan aja untuk bagian pijat kepala, pas udahannya kepala malah jadi cenat-cenut wkwk. Alhamdulillah lagi karena mbak-nya yang ramah ini nanyain mau level semana, pas. Nah pas disini nih, vitamin ditambahkan ke krim rambutnya. Kayaknya abis ditaro dari kulkas soalnya jadi dingin. Nyes.

Lumayan lama sih pas bagian kepala. Dan udahannya, ditawarin mau pake pemanas rambut apa handuk panas, saya milih anduk aja soalnya takut makin rontok rambutnya kalau pake pemanas uap itu. Ini uda mulai nambah customer, yey, jadinya nggak sepi deh. Eh, emang nggak sepi deng sebelumnya juga, ada backsound Bang Maher Zein selama saya disanah. Itungannya masih sepi ya karena itu pagi dan weekday. Buka jam 9 pagi, tutup jam 5 sore (karena Ramadhan). Kalau hari biasa bisa sampe malem tapi lupa jam berapa.

Pas nunggu rambut ditutup handuk panas, kirain bakal ditinggal tuh, taunya ada treatment massage leher, pundak dan tangan dari pangkal ampe ujung jari. Pantesan suru ganti pake kemben. Lumayan lama, sayangnya saya nggak ngitungin jamnya, tapi kira-kira mungkin ada kali ya setengah jam. Disini kita juga dapet free treatment pake hot stone. Batunya yg gepeng alus gitu, saya request yang rada ademan, mbak-nya lagi-lagi sabar banget buat ngademin. 😀

Abis di massage, kita balik lagi ke ruang cuci rambut buat dibilas. Rambut uda berasa wangi bener disini. Setelah selesai cuci rambut, saya request dikeringin pake hairdryer.

Abis perawatan, balik ke mbak kasir dan disitu saya sempetin buat liat lebih detail produk nya Moz5 yang namanya Moayu.

IMG_20160621_102528
Moayu
IMG_20160621_102521
Seri Cocolive

Seri cocolive ini cocok buat kalian para pencinta produk 100% natural. Bahan dasarnya minyak kelapa. Ada Body butter, body scrub, angel face (spray buat wajah), hand & foot balm, lip butter, lip scrub dan cemi-cemi (buat rambut). ya karena 100% natural, dia nggak pake pewarna sintetis, warnanya kayak balsem gitu rata-rata, putih ke abuan. Nggak mengandung paraben juga, 100% vegan cosmetic. Oiya, ini Nggak ada parfumnya juga, jadi mungkin ada beberapa tester yang udah lama, jadinya pas kmaren nyium, aroma minyak banget ehehe.

IMG_20160621_102633
Harga paketan
IMG_20160621_102647
Paket Ramadhan, Irit 😀
Paket Me Day
Paket Me Day

Oiya, selain Hair spa dan potong rambut. Saya juga sudah pernah coba eye treatment dan foot treatment. Saya rekomenin banget untuk nyobain foot treatmentnnya disini. Kalau eye treatment sih lumayan, tapi karena ternyata waktu itu kelamaan dibagian pake alat massage yang dipakai kayak kacamata-nya, udahannya mata jadi pegel malah >,< . Saya sarankan untuk gabung jadi member Moz5 biar dapet diskonan 10%, masa berlaku setahun.

IMG_20160621_102803
Moayu products
IMG_20160621_102811
Boleh-lah kapan-kapan cobain

 

IMG_20160621_102614
Mereka juga sediain tas kecil buat kita simpen beauty care kita

 

Paket Travelling
Paket Travelling

 

Hana Series, Best Seller. Wanginya enak banget.
Hana Series, Best Seller kata mbak-nya. Wanginya enak banget.
Bisa buat seserahan nih. >,<
Lengkap nih <3, ada yang uda dalam bentuk parcel. Paket Daily Spa Rp. 289 ribu
Jar nya lucu beud
Jar nya lucu beud

Abis hair spa, saya jadi ngendus-ngendus rambut mulu, suka ama wangi citrusnya 😀 . Overall saya suka untuk perawatan hair spa di Moz5 🙂

Rating : 4/5 untuk Hair Spa