Belajar Jatuh

Ingat sekali. Saat latihan pencak silat dahulu. Ada satu hari dimana temanya adalah “belajar jatuh”. Kenapa harus belajar jatuh? supaya saat terperangkap dan kena bantingan, kau tahu posisi terbaik saat jatuh. Sambil memberikan contoh pengalaman salah satu dari temanku yang masuk rumah sakit selama dua minggu usai mengikuti kejuaran tingkat PORDA. Dia dibanting dan kepalanya menghantam matras hingga terkena gegar otak ringan. Tentu ini lebih mengerikan dari pada beradu tulang kering yang tidak kalah seru, sakitnya.

Lalu bagaimana?, Sangat dan sangat.. membosankan. Kau harus berbaris dan menyimulasikan tiap step saat hendak jatuh? Secara berulang. Pada dasarnya latihan jatuh adalah tentang melatih kekuatan perut dan refleks posisi kepala saat tahu sepersekian detik saat akan jatuh, caranya adalah meletakan dagu ke dada, menundukkan kepala, sehingga ketika akan jatuh terlentang akan mengurangi hentakan kepala secara bebas. Juga posisi tangan yang harus selalu siap menyangga dengan benar, karena salah meletakkan tangan juga beresiko keseleo atau bahkan patah.

Dalam hidup, saat tahu akan jatuh. Bersiaplah untuk jatuh. Supaya jatuhnya adalah jatuh yang sudah dipersiapkan, tetap sakit (mungkin), hanya saja kau sudah (setidaknya) mengurangi resiko dari efek jatuh tersebut.

Rumah, 1 Oktober 2015