Cara Saya Memperkenalkan Indonesia Ke Seluruh Dunia : Postcrossing

Notifikasi email dari Postcrossing

Notifikasi email dari Postcrossing

Apa? kartu pos dari saya sudah diterkirim, wah… terharu sekali saya ketika membaca email pemberitahuan dari Postcrossing, sebuah portal bagi mereka penyuka kartu pos, yang memungkinkan anggotanya untuk saling bertukar kartu pos di seluruh dunia.  Disaat segalanya serba online, ternyata masih ada proyek unik seperti ini. Sebetulnya di Indonesia juga memiliki komunitas kartu pos sejenis bernama Card To Post , namun perbedaannya kita bertukar kartu pos dalam skala nasional, saya juga pernah mendapatkan kartu pos dari Cirebon yang bergambar Air Terjun (gambar menyusul yah 😀 ).

Untuk memulai keanggotaan, kita diminta untuk registrasi di sini, lalu kita deskripsikan siapa kita, apa yang kita suka, untuk menggambarkan para calon pengirim kartu pos tentang apa yang kita sukai, misalnya, saya menyukai foto hitam putih, jadi pengirim bisa memberikan kartu pos yang sesuai dengan keinginan kita. Kita juga bisa mencantumkan jenis kartu yang kita tidak harapkan, misalnya kartu bergambar tahun baru, kartu buatan sendiri dll, dan menurut saya ini adalah tantangan tersendiri buat kita. Setelah mendaftar kita harus mulai mengirimkan kartu posnya (klik menu Send a Postcard), setelah itu kita akan diminta untuk mengklik konfirmasi persetujuan aturan, dan sistem akan memilih secara acak alamat penerima dengan code unik yang harus kita cantumkan di  kartu yang akan kita kirim. Untuk awal nya batas pengiriman kartu hanya 5 buah dalam waktu yang bersamaan namun bisa bertambah seiring dengan kartu yang diterima dari kita, dan kita berhak mendapatkan kartu setelah kartu yang kita kirim diregister oleh penerima.

Di postcrossing ini, kartu pos yang saya kirimkan adalah foto-foto yang saya ambil sendiri dan cetak dalam bentuk karton. Dimana gambarnya adalah gambar yang menceritakan apapun tentang Indonesia, negara yang sangat saya cinta dengan lebih dari 17.000 pulau, lebih dari 238 juta penduduk , ratusan bahasa, ratusan suku, pemilik pulau terkenal Bali (#IndonesiaBukanCumaBali Campaign 🙂 ), Pulau Komodo, Candi Borobudur dan seterusnya, dan seterusnya

Proyek perdana saya adalah mengirimkan kartu pos ke Liza (ID Laiano)  di Rusia, dan kartu pos saya melanglang buana sejauh 8.452 km selama 110 hari. Dan foto yang saya kirim adalah foto wayang orang yang saya ambil waktu nonton di Kantor Bapak, Gedung Pewayangan Kautaman pada peringatan hari Ibu, jadi semua pemainnya, pemain musiknya, sampai dalangnya wanita.

Kartu pos yang di submit Liza

Kartu pos yang saya kirimkan dan di upload oleh Liza

Saya semakin bersemangat untuk mengirimkan kartu pos yang bercerita tentang betapa menariknya negara kita Indonesia ke seluruh dunia, karena saya bangga menjadi bagian Indonesia. Selain itu proyek ini merupakan sebentuk visualisasi impian saya untuk bisa berkeliling ke seluruh dunia, sekarang lewat karton dulu, nanti baru orangnya 🙂 Aamiin. Tertarik?