#LatePost : Akad Mila 2013

Fotografi adalah hal yang kusukai sejak kecil, atau lebih tepatnya kalau diingat-ingat pertama belajar photoshop itu ya pas duduk di bangku SMP. Ada rasa senang yang kurasa ketika melihat-lihat gambar yang bernama foto itu. Entah itu objeknya manusia, pemandangan, benda-benda bahkan bayangan sekalipun. Aku suka.

Adalah sebuah kehormatan, ketika ada permintaan untuk menjadi bagian dari momen sakral seseorang. Aku diminta menjadi orang yang mendokumentasikan upacara akad nikah adik temanku. Mila namanya. Dan inilah official project pertamaku jadi tukang foto akad nikah. 🙂

Jelas, masih jauh dari sempurna. Ngomong-ngomong, aku punya rekomendasi fotografer yang kece, aku menjulukinya “fotografer anti mainstream”,jelas pilihan yang tepat untuk kamu yang ingin mengabadikan momen terindah dalam hidupmu 🙂 . Silahkan baca reviewnya disini >> Alienco Photography

Nah, berikut hasil jepretan (belajar) sayah 😉 . Untuk edit, saya masih pake software PS 7 yang portable itu. Mode vintagenya juga masih manual settingnya 😀 (tumpuk-tumpuk layer) *efek RAM gak gak gak kuat* 😛

Mila 1 Mila 6a Mila 9 Mila 11 Mila 13 Mila 14 b Mila 22 Mila 23 Mila 24

Bagi kritik sarannya ya 😀

Jalan Sehat Bunderan HI – Taman Menteng #OnTheStreet

yuki

Yuki Wirabagja. Bendahara Goodlife sekaligus Kordinator acara jalan sehat

tidur

Potret Mainstream Kota Jakarta, Taman Menteng – Jakarta

tahukah

Sebuah banner dari salah satu komunitas anti korupsi pada acara Go Rights yang diadakan oleh Trax FM

sepi

Suasana car free day seputaran Bunderan HI, seberang Menara BCA, Jakarta Pusat

sepedah

Para pesepeda yang turut meramaikan momen car free day

onthel

Peserta komunitas onthel yang turut berpartisipasi pada acara Go Rights yang diadakan oleh Trax FM

patung

Galeri patung kayu yang ditampilkan oleh Idealist Project

bazae kamera

Whoaaa… gear jaman dulu #IdealistProject

kayu

Juara banget desainnya, kayu-kayu gitu #IdealistProject

kamera2

#IdealistProject

kamera

Mau satuuu ajah #IdealistProject

idealist

Booth #IdealistProject

dayak

Potret kebudayaan

betawi

Potret kebudayaan : Antara Betawi dan Madura

father

#BahagiaItuSederhana

bunga

Kamboja waktu Dhuha

Selayang Pandangan di Stasiun Sudirman

1

Kalau ditanya sejak kapan saya suka dengan fotografi, mungkin saya menjawab ketika SMP, saya begitu kagum dengan foto-foto yang ditampilkan  di Koran Kompas, entah…ketika melihat foto-foto terutama ketika hari Minggu tiba dibagian humaniora. Saya suka dengan yang akhirnya saya kenal dengan komposisi, ya..komposisinya tidak biasa, sudut pengambilan foto juga tidak biasa, dan dapet banget point of interest-nya,  gambarnya bercerita walau hannya hitam putih dan pada saat itu juga saya begitu mengagumi fotografi hitam putih.

2

Sampai saat ini kesukaan saya pada foto hitam putih pun tidak berubah dan berkembang, saya menyukai streetphotography dan foto candid.

3

Nah kali ini saya akan share tentang gambar yang saya ambil di stasiun sudirman sepulang dari Thamrin City. Saya sendiri belum mahir menggunakan mode manual untuk pengaturan fokus, fyi saat ini saya terpaksa menggunakan mode manual untuk pengaturan fokus karena otomatis lensa bawaan kamera saya sudah rusak 😀 .

4

Sudirman, stasiunnya para karyawan. Designnya minimalis, abu-abu, konservatif. Setuju aja sih kalau mau pasang stiker himbauan apapun, tapi kok ya saya lebih setuju kalau tata peletakannya lebih rapi dan bersih 🙂 . *kenapa jadi kritikus gini*

5

Suasana sepinya stasiun sudirman ini hanya bisa kita nikmati hanya di-jam makan siang dan hari libur. Kalau mau liat fenomena manusia berebut eskalator silahkan bawa kamera anda pada pukul antara jam 7 – 8 pagi 🙂

8

Siang-siang di stasiun sudirman

9

Lantai stasiun keramik, membuat stasiun Sudirman terlihat bersih dan rapi

10

Kalau saya taksir, sebelah kiri karyawati (abis dari gedung perkantoran), sebelah kanan wirausahawati (abis dari thamrin city) 😛

11

Himbauan yang mainstream 😛

Bekerjalah

11 Februari 2012 - D'Kandang - Depok

Kelak, punggung ini akan bersaksi, bahwasannya raga ini telah lelah bekerja.

Kelak, tangan ini akan bercerita, tentang massa yang telah diangkatnya.

Kelak, kaki ini akan berkisah, tentang kuda-kudanya.

 

Lakukan pekerjaanmu dengan penuh cinta.

Maka kelak semua kan menjadi indah.

Karena susah payah dalam bekerja itu, Ibadah.