Kurasa

Kau tahu, kurasa semua orang itu harus bisa jadi pembohong. Minimal, dia harus mampu membohongi dirinya sendiri. Misalnya, harus bisa berpura-pura tidak peduli.

Dan itu sama sulitnya dengan harus jujur tentang pedulimu.

Kurasa…

Depok, 30 Juni 2015

 

Lagipula

1
Lagi pula, meski aku tidak berbicara
Ku tahu tulisan ini pasti akan kau baca
Tentang apa yang aku rasa
Apakah itu kecewa, atau justru semakin cinta

2
Lagi pula, sudah pelajaran lama tentang cinta
Bukan bicara tentang harus bersama
Toh, setiap rencana sudah pernah tertulis sebelumnya
Mengenai perasaan yang ada, ah sudah biasa

3
Lagi pula, penyesalan cinta bicara tentang memaksa
Jika terpaksa, itu berbeda cerita
Jika tujuannya untuk melanjutkan rencana dari perencana
Nanti lama-lama juga cinta

4
Lagi pula, jika aku jatuh cinta
Aku akan selipkan namamu dalam doa
Bukan supaya kita bersama
Tapi semoga kita selalu saling  mendoa

Rumah, 27 Juni 2015

Cerita Tapak-Tapak Kaki

1
Kita tidak pernah sepakat,
Oh matahari, oh embun, oh buih
Kemana perginya pengalaman itu?
Aku lanjutkan perjalanan

2
Ini batuan pasir yang tak pernah kulihat sebelumnya
Ia telah sampai sini
Aku lihat kebelakang
Semuanya mengecil, tampak kerdil

3
Ini rerumput dengan jejak kaki
Entah siapa, tapi aku tahu aromanya
Kemana ia kini sudah bukan perkara
Karena namanya sudah baik-baik kujaga

4
Ini perahu kayu tanpa dayung
Lubang kecil, sangat kecil, tapi menenggelamkan
Aku tidak mencari lagi
Aku menyelamatkan diri

Depok, 27 Juni 2015

Untuk Diriku

Diriku,
Dua dekade lebih aku menemanimu
Langkahmu, tangismu, kekonyolanmu
Kadang kumengerti mengapa begitu
Tapi lebih banyak tidak

Tak apa
Kutahu kau sedang tumbuh
Ini prosesmu, aku tak ingin menyalahkanmu
Dewasalah dengan caramu
Belajarlah
Hadapilah

Ingatlah,
Sekuat apapun kau berencana
Selalu ada rencana yang sudah dipersiapkan sebelum kau ada
Kau hanya harus selalu melangkah

Diriku,
Kau terlelap? Ya, Lelah memang, mengikuti mau
Karena akupun, sampai saat ini tidak tahu
Apakah kau merasakan keberadaanku

Depok, 27 Juni 2015

Hei Kamu, Manusia

Hei, kamu, manusia, jangan berdiri di pintu itu.
Aku mau lewat.
Hari sudah terang.

Hai, kamu , manusia, jangan berdiri di pintu itu.
Aku mau tutup pintunya.
Hari sudah petang

Kuberitahu, pintu rumahku itu hanya satu.
Tak pernah kukunci karena ini rumahku sendiri
Aku tak ingin terkunci

Oleh karenanya, bertamulah jika ingin bertamu, beritahu
Oleh karenanya, menetaplah jika ingin menetap, kuberitahu
Depok, 27 Juni 2015

Tulisan Keluhan

 

Selamat datang dimana eranya adalah era saling menghinakan demi hiburan
Era dimana yang berperasaan dinilai sebagai sebuah kekurangan
Dan kurang kekinian

Bung Pram, lihat kami disini
Bukan pada zamanmu mungkin Bung
Kami berkumpul untuk kami

Tidak ada lagi kubaca tulisan muda
Yang ada hiburan, gambar makanan dan orang kasmaran
Aku ingin yang lain, yang membicarakan tentang hidup

Bukan salinan-tempel petikan kata bijak
Juga bukan gurauan yang dijadikan lagu-laguan
Bukan tentang keramaian

Ah, apalah aku ini
Maafkan
Ini hanyalah tulisan keluhan

Depok. 27 Juni 2015

Jika Karena Yang

Jika kita menjadi masa depan
Karena kita hidup pada sekarang
Yang akan menjadi masa belakang
Maukah kau ciptakan yang tak lekang?

Jika kita memang bilang ingin menang
Karena kita hidup dalam kekalahan
Yang menjadi bulan-bulanan
Maukah kau selalu mengangkat tangan?

Jika kita memang ingin pulang
Karena segala sesuatu rupa ini akan dibinasakan
Yang menjadi kenangan
Maukah kau saling mengingatkan dalam iman?

Dari manusia yang masih panjang angan
Depok, 25 Juni 2015

Puisi Tidak Nyambung

Semalam aku bermimpi berkeliling kota dengan menaiki balon udara,
Bahagia? tentu bahagia.

Tapi aku sudah belajar untuk menjadi dewasa
Salah satunya adalah bersiap siaga seandainya apa yang menjadi harapan tidak menjadi nyata

Ai, tiba-tiba aku ingin sekali bisa baca pikiran dan hati manusia.
Sekarang, ya sekarang juga

Depok, 24 Juni 2015 – Depok

Inabah, Allah.

Mampukan setiap langkah dan keputusan hamba adalah langkah Inabah.
Langkah yang yang membuat hamba mendekat kepadaMu

Jadikan segala cinta adalah cinta kepadaMu
Jadikan segala rasa ingin memiliki adalah memiliki kasih sayangMu
Jadikan segala rasa rindu hanyalah rindu kepada akhirat

Anugerahkan kepada hamba rasa takut daripada berbuat maksiat
Gentarkan langkah dan hati hamba untuk selalu takut kepadaMu
Perkenankan kepada hamba hati yang selalu mencariMu

Inabah, Allah

23 Juni 2015
4.30 WIB