Saking Sayangnya

Saking sayangnya Allah sama saya, Allah berikan rasa kekhawatiran, kesakitan, kegelisahan, ke-segala-sesuatu-yang-tidak-enak-an pada saya. Supaya saya merasakan nikmatnya jika kita mendekat pada-Nya, juga supaya saya memahami bahwa kebahagiaan paling sempurna adalah perasaan diridhai oleh-Nya.

 

Rumah, 6 November 2015

Sebuah Formula

Lebih banyak harap ketimbang cemas itu namanya rindu
Lebih banyak cemas ketimbang harap itu namanya cemburu

Dan Doa yang paling disukai adalah yang penuh harap dan cemas
Ya, berdoa karena rindu kasih sayang Allah
Cemburu karena pasti banyak insan lain yang lebih indah ahlak dan taqwanya juga bermunajat
Bukankah kita ini manusia, seringnya ingin menjadi yang satu saja?
Kan tidak salah kalau Allah juga begitu?
Tiba-tiba ingat petikan om Sujiwo :

“Puncak kangen paling dahsyat ketika dua orang tak saling telepon, SMS, BBM, tapi keduanya diam-diam saling mendoakan” Sujiwo Tejo

Kau benar. Mendoakan dalam harap dan cemas

Depok, 3 Juli 2015

Aslina Euy!

pidi

 

Makin dibaca-baca karya orang satu ini, makin-makin bikin mules, nyengir-nyengir, nyinyir, terpilin-pilin hatinya, menderu-deru napasnya dan segala rupa. Ah, apalah ini, padahal cuma huruf-huruf doang.

Aku Bukan Khawatir Lagi, Aku Takut.

Aku khawatir terhadap suatu masa yang rodanya dapat menggilas keimanan.
Keyakinan hanya tinggal pemikiran, tak membekas dalam perbuatan.
Banyak orang baik, tapi tak berakal.
Banyak orang berakal, tapi tak beriman.
Ada lidah fasih, tapi berhati lalai.
Ada yang khusyuk namun sibuk dalam kesendirian.
Ada ahli ibadah, namun amalan bid’ah dan mewarisi kesombongan iblis.
Ada ahli maksiat, rendah hati bagaikan sufi.
Ada yang banyak tertawa hingga hatinya berkarat, ada yang banyak menangis karena kufur nikmat.
Ada yang murah tersenyum, tapi hatinya mengumpat.
Ada yang berhati tulus, tapi wajahnya cemberut.
Ada yang berlisan bijak, tapi tak memberi teladan.
Ada pezina yang tampil jadi figur.
Ada orang punya ilmu tapi tak paham,
Ada yang paham tapi tak menjalankan.
Ada yang pintar tapi membodohi.
Ada yang bodoh tapi tak tahu diri.
Ada orang beragama, tapi tak berakhlaq, ada yang berakhlaq tapi tak bertuhan.

Diantara semua itu, dimana aku berada?

— Ali bin Abi Thalib

Novel Quotes : Sang Pemimpi

Sumber : Indonesiaproud.wordpress.com

Novel Sang Pemimpi akhirnya berhasil meluluh lantahkan pertahanan saya terhadap buku populer, oh iya, fyi, saya adalah tipikal yang kurang menyukai buku-buku yang sudah populer, atau bahasa sekarang “mainstream”. Entah saya pun tidak tahu, mengapa begitu enggan jika di Toko Buku mendekati tak terdepan yang bertuliskan best seller, paling-paling Continue reading “Novel Quotes : Sang Pemimpi”