Cinta Tidak Pernah Salah Tempat

Bukan begini yang kuingini. Katamu membatin. Siapa sangka kalau jalan cerita yang sudah kau rancang dan perkirakan sedemikian kini begitu meleset, jauh, sangat jauh dari apa yang saat ini kau hadapi. Hingga kau terhempas, jatuh dan terperosok. Menjadikan sebuah luka yang membuatmu kesakitan, luka mematikan.

Seseorang yang mengaku pernah terluka parah bercerita kepadaku. Bahwa cinta adalah tentang bagaimana akhirnya kau nanti bisa bersama-sama membangun kehidupan sempurna. Meski pada perjalanannya, bisa jadi cinta sedemikian hebat membuatmu menderita.

“Bersabarlah, lawan sakitmu dengan sakit, lawan sakitmu walau sakit, jangan menyerah, tetaplah berjalan dengan kepala tegak, karena akan selalu ada yang membawakan kepadamu obat dari luka-lukamu itu, kemudian mengembalikan cinta pada tempatnya. “

Selepas Deras. 20 Maret 2015