#Day 11 : Jalan-Jalan ke Pulau Harapan

Sebagai warga yang nyerempet Jakarta dan mengaku punya passion pada dunia travelling. Tabu rasanya jika belum menjelajahi kepulauan seribu. Yes, sebuah panggilan alam mengacaukan pikiran di penghujung 2014 ini. Tabungan pun tersingkap oleh ulah woro-woro teman-teman yang sangat ingin “mantai”. Jadilah! perjalanan menjadi sahabat matahari selama dua hari semalam itu berlangsung.

Ini pantai utara bung. Anginnya tidak segibas-gibas pantai selatan seperti petanahan, pasitkan kamu tidak menggunakan sweater atau pakaian berbahan selain katun. Pengalaman snorkeling yang bikin keling, makan ikan bakar dan berfoto di pulau-pulau kecil berpasir putih adalah hal yang sangat menyenangkan. Biasanya jalan-jalan alam kedinginan, kali ini, sungguh perjalanan paling gerah seumur hidup.Ā Langsung saja, foto-foto ini yang berbicara. Berikut adalah beberapa foto dari sekian ratus foto yang ter-capture. šŸ™‚

3
Hai! Pasir putih!
4
Naik perahu kayu, mainan air adalah salah satu hiburan yang menyenangkan terutama karena tahu sinyal dan baterai HP-mu tiris.
1
Bening. Pulau Perak.
gop1
“Blubuk-blubuk-blubuk” : Translate >> I Love Indonesia
gop
Salah satu spot favorit. Pulau Gosong.

 

1
Anak-Anak Harapan pendulang koin-koin
2
Kucing Pulau. Cool face, as usual.
3
Langit keemasan.
4
Konon, kepulauan ini masih lebih bersih daripada Tidung. Ayo kita jaga!
5
Inspirasi gaya : Nunggu angkot
6
Foto-foto terus sampe lowbat pokoknya. *Tapi gak lowbat-lowbat* Rika – Pandi – Cholis – Irmanza – Thoyib – Rifai – Luvie – Irma – Eka – Me
7
Di Pantai. Bahkan bayangan tampak memesona.
8
Dolanan banyu pokokelah.

Dan dalam setiap perjalanan, terlalu banyak hal-hal pembelajaran. Pengalaman yang mendewasakan. Di Harapan,Ā Aku belajar tentang tidak terlalu pentingĀ menjadi yang tercepat sampai tujuan. Tapi rasa kebersamaan, saling pengertian dan menerima akan membawa kalian kemanapun, bahkan yang terjauh sekalipun. Meski banyak sekali kekurangan, meski tampak sulit sekali melakukan perbaikan. Bukankah hidup ini, lama-lamaan bertahan?