Nasihat : Perbanyak Membaca, Lalu Amalkan.

Awal tahun 2017. Dunia per-media-sosialan masih ramai dengan nyinyir-nyinyiran. Masih ramai pula dengan nyaring kicau-kicau orang-orang yang reaktif ketika membaca sebuah kepala berita. Kadang saya ya juga heran sama si penulis berita. Kok ya tega, menggunakan kosa kata yang pada akhirnya menyebabkan kericuhan sana-sini, hanya demi traffic yang lebih tinggi. Apalagi jika kepala berita ternyata tidak mencerminkan keseluruhan isi didalamnya, ini termasuk kedustaan bukan?

Saya jadi penasaran pekerjaan orang-orang yang setiap sepuluh menit sekali kirim-kirim berita halaman facebook-nya. Apa memang pekerjaannya hanya random klik terhadap sebuah berita lalu mengirimkannya kembali dihalamannya?

Saya yang sekarang sedang tertarik dengan fakta minat baca-nya orang Indonesia jadi geli sendiri melihat kenyataannya bahwa ternyata Indonesia masuk jajaran negara paring cerewet didunia maya.

Nak, Pesan Ibu : Perbanyak membaca ilmu yang bermanfaat ya nak. Lalu amalkan setahap demi setahap sehingga kebaikan yang kau dapat dari ilmu yang kau kejar itu, menjadi bekal penolongmu di akhirat nanti. Tidak perlu banyak bicara untuk gagah-gagahan. Tidak perlu.

Cukuplah Nabi Muhammad SAW menjadi suri tauladan kita nak.