Solusi?

“Menurut kamu, solusi itu artinya apa?”, seorang teman melontarkan pertanyaan sederhana sore tadi.  Seperti orang merantau ditanya jalan daerah setempat, agak ragu saya menjawab, “Yaa.. apa yaa… Jalan Keluar?”.  Saya pun jadi penasaran juga, akhirnya saya tanya balik, “Emang apa?”.  Dan teman saya ini pun menjawab, “Solusi itu, Jalan Penyelesaian”, sambil nyengir-nyengir karena ternyata memang berhasil mendefinisikan kata Solusi itu dengan tepat.

Masalah adalah perkara yang sering kali menjadikan kita jenuh, marah, sedih, dan berbagai energi yang negatif. Pasti banyak diantara kita yang rasanya ingin segera memperbaiki permasalahan tersebut dan tidak sedikit yang hanya segera ingin keluar dari masalah tersebut, ya, secara tidak sadar kita seringkali mengharapkan untuk bisa keluar dari zona permasalahan tanpa mau berusaha untuk meng-ada-kan jalan penyelesaiannya.  Padahal, satu-satunya hal yang mampu membuat kita bertahan hidup adalah  masalah, dan udah hukum alam kalo masalah itu punya tingkatan, masa iya mario bross itu punya musuh langsung kura-kura bersayap?. Ya enggak kan?, awal-awal tuh gampang-gampang dulu, nanti kalau stage 1 udah tamat, baru deh ketemu musuh yang lebih aneh-aneh lagi.

Ah itu kan masalah persepsi definisi aja, wong Jalan Keluar dan Jalan Penyelesaian itu beda tipis kok, 11/12. Sinonim memang cenderung punya arti yang sama, namun saya percaya bahwa kata (bahasa) masing-masing memiliki energi yang berbeda-beda, itu sebabnya  hingga saat ini saya masih belajar untuk bisa menggunakan bahasa yang tepat agar tercipta jalinan komunikasi yang baik. Jangan sampai alam bawah sadar kita mengafirmasi kata-kata Jalan keluar sebagai tindakan untuk “Kabur” dari permasalahan, dan berharap masalah tersebut akan selesai dengan sendirinya.

Yah mungkin ini secuil tulisan ribet dan sepercik pemikiran njlimet mengenai definisi Solusi. Intinya mah, selalu positif kala menghadapi aneka permasalahan, jangan keluar, tapi selesaikan. Sekian.