Kisah Berhalaku

Aku rela padamu
Dunia dan seisinya untukmu
Juga aku
Berhalaku

Aku mengiba, dunia hampir tak berbeda
Aku bersuka, kau diam-diam saja
Apakah keberadaanku adalah milikmu? wahai berhala?

Aku menjura-puja berhala
Berhala diam saja
Aku memaki-ludahi behala
Sama saja

Tak memberi petuah
Tak mendatangkan berkah
Bahkan tak mampu ia beriku masalah

Sekarang aku menyaksikan,
Sesungguhnya kau tak lebih dari sepotong sandungan,
Yang diciptakan bukan untuk aku cinta-kan,
Tapi untuk mengabdikan,
Mengabdikan setunggal kehidupan,
Hanya untuk Tuhan