Kirim-Kirim Kartu Pos ke Jerman

3 buah kartu pos yang saya kirim ke Jerman. (2 sebelah kiri bikin sendiri :P)
3 buah kartu pos yang saya kirim ke Jerman.

2 dari 3 postcard yang ku kirim 24 hari yang lalu sudah sampai ke Jerman, waah super exited!. pasalnya ini kali pertama saya menggunakan perangko sebesar 5.000 Rupiah dan ternyata bisa sampai tidak lebih dari satu bulan, berbeda dengan kartu pos perdana saya yang saya bubuhi perangko 7.000 dan sampai dalam 110 hari 😀 ke Rusia >>  Cara Saya Memperkenalkan Indonesia Ke Seluruh Dunia : Postcrossing . Yeah, sebetulnya kartu perdana ini saya sempet mikir mungkin hilang entah kemana 😛 . Saya mengirimkan kartu pos di kartu po dekat rumah saya di Depok 1, tepatnya di seberang Sekolah Bintara. Katanya sih ngaruh juga kalau kita mengirim dari kantor pos tertentu. Waktu kartu pertama saya, saya kirim dari kantor pos cikini. Oke sekedar tips pas mau beli perangko, jangan pernah tanya pakai perangko berapa untuk mengirim ke negara tertentu karena terkadang, petugas pos-nya akan menyuruh kita untuk menggunakan perangko dengan nominal hingga diatas 10.000. Kalau cara saya, saya beli perangko masing-masing 5.000 3 buah, trus tempel dan kasih ke petugasnya langsung, abis itu balik badan jalan cepat ke pintu keluar biar gak dipanggil lagi hihihi.

mickey
okeh, saya akah standby 😀
doris-postcrossing
Senangnya dia menawarka untuk mengirimkan saya kartu pos 😛

Tinggal nunggu satu lagi kekirim dan menunggu 3 kartu pos mendarat dirumah 😀

Jadi pengen bikin edisi lebaran ih, ada yang mau swap ga yaa?

Cara Saya Memperkenalkan Indonesia Ke Seluruh Dunia : Postcrossing

Notifikasi email dari Postcrossing
Notifikasi email dari Postcrossing

Apa? kartu pos dari saya sudah diterkirim, wah… terharu sekali saya ketika membaca email pemberitahuan dari Postcrossing, sebuah portal bagi mereka penyuka kartu pos, yang memungkinkan anggotanya untuk saling bertukar kartu pos di seluruh dunia.  Disaat segalanya serba online, ternyata masih ada proyek unik seperti ini. Sebetulnya di Indonesia juga memiliki komunitas kartu pos sejenis bernama Card To Post , namun perbedaannya kita bertukar kartu pos dalam skala nasional, saya juga pernah mendapatkan kartu pos dari Cirebon yang bergambar Air Terjun (gambar menyusul yah 😀 ).

Untuk memulai keanggotaan, kita diminta untuk registrasi di sini, lalu kita deskripsikan siapa kita, apa yang kita suka, untuk menggambarkan para calon pengirim kartu pos tentang apa yang kita sukai, misalnya, saya menyukai foto hitam putih, jadi pengirim bisa memberikan kartu pos yang sesuai dengan keinginan kita. Kita juga bisa mencantumkan jenis kartu yang kita tidak harapkan, misalnya kartu bergambar tahun baru, kartu buatan sendiri dll, dan menurut saya ini adalah tantangan tersendiri buat kita. Setelah mendaftar kita harus mulai mengirimkan kartu posnya (klik menu Send a Postcard), setelah itu kita akan diminta untuk mengklik konfirmasi persetujuan aturan, dan sistem akan memilih secara acak alamat penerima dengan code unik yang harus kita cantumkan di  kartu yang akan kita kirim. Untuk awal nya batas pengiriman kartu hanya 5 buah dalam waktu yang bersamaan namun bisa bertambah seiring dengan kartu yang diterima dari kita, dan kita berhak mendapatkan kartu setelah kartu yang kita kirim diregister oleh penerima.

Di postcrossing ini, kartu pos yang saya kirimkan adalah foto-foto yang saya ambil sendiri dan cetak dalam bentuk karton. Dimana gambarnya adalah gambar yang menceritakan apapun tentang Indonesia, negara yang sangat saya cinta dengan lebih dari 17.000 pulau, lebih dari 238 juta penduduk , ratusan bahasa, ratusan suku, pemilik pulau terkenal Bali (#IndonesiaBukanCumaBali Campaign 🙂 ), Pulau Komodo, Candi Borobudur dan seterusnya, dan seterusnya

Proyek perdana saya adalah mengirimkan kartu pos ke Liza (ID Laiano)  di Rusia, dan kartu pos saya melanglang buana sejauh 8.452 km selama 110 hari. Dan foto yang saya kirim adalah foto wayang orang yang saya ambil waktu nonton di Kantor Bapak, Gedung Pewayangan Kautaman pada peringatan hari Ibu, jadi semua pemainnya, pemain musiknya, sampai dalangnya wanita.

Kartu pos yang di submit Liza
Kartu pos yang saya kirimkan dan di upload oleh Liza

Saya semakin bersemangat untuk mengirimkan kartu pos yang bercerita tentang betapa menariknya negara kita Indonesia ke seluruh dunia, karena saya bangga menjadi bagian Indonesia. Selain itu proyek ini merupakan sebentuk visualisasi impian saya untuk bisa berkeliling ke seluruh dunia, sekarang lewat karton dulu, nanti baru orangnya 🙂 Aamiin. Tertarik?