Selayang Pandangan di Stasiun Sudirman

1

Kalau ditanya sejak kapan saya suka dengan fotografi, mungkin saya menjawab ketika SMP, saya begitu kagum dengan foto-foto yang ditampilkan  di Koran Kompas, entah…ketika melihat foto-foto terutama ketika hari Minggu tiba dibagian humaniora. Saya suka dengan yang akhirnya saya kenal dengan komposisi, ya..komposisinya tidak biasa, sudut pengambilan foto juga tidak biasa, dan dapet banget point of interest-nya,  gambarnya bercerita walau hannya hitam putih dan pada saat itu juga saya begitu mengagumi fotografi hitam putih.

2

Sampai saat ini kesukaan saya pada foto hitam putih pun tidak berubah dan berkembang, saya menyukai streetphotography dan foto candid.

3

Nah kali ini saya akan share tentang gambar yang saya ambil di stasiun sudirman sepulang dari Thamrin City. Saya sendiri belum mahir menggunakan mode manual untuk pengaturan fokus, fyi saat ini saya terpaksa menggunakan mode manual untuk pengaturan fokus karena otomatis lensa bawaan kamera saya sudah rusak 😀 .

4

Sudirman, stasiunnya para karyawan. Designnya minimalis, abu-abu, konservatif. Setuju aja sih kalau mau pasang stiker himbauan apapun, tapi kok ya saya lebih setuju kalau tata peletakannya lebih rapi dan bersih 🙂 . *kenapa jadi kritikus gini*

5

Suasana sepinya stasiun sudirman ini hanya bisa kita nikmati hanya di-jam makan siang dan hari libur. Kalau mau liat fenomena manusia berebut eskalator silahkan bawa kamera anda pada pukul antara jam 7 – 8 pagi 🙂

8

Siang-siang di stasiun sudirman

9

Lantai stasiun keramik, membuat stasiun Sudirman terlihat bersih dan rapi

10

Kalau saya taksir, sebelah kiri karyawati (abis dari gedung perkantoran), sebelah kanan wirausahawati (abis dari thamrin city) 😛

11

Himbauan yang mainstream 😛