Jika

Jika diri sudah merasa tak tahu kemana ia akan mengarah,
Jika harta sudah tidak tahu lagi akan dibawa kemana,
Jika sanak saudara sudah tidak lagi mengenal kita,
Mungkin itu saatnya kita bertanya kepada diri kita sendiri,
Apakah kita sudah berfungsi sesuai dengan keinginan-Nya?

Membela agama-Nya?
Berjihad dijalan-Nya?

Karena ketika jiwa sudah tak lagi tak menetap pada raga ini,
Penyesalan terbesar mengabadi,
Tak berbekas karena ia menetap selamanya didalam diri,
Yang tak mati-mati.

Kisah Berhalaku

Aku rela padamu
Dunia dan seisinya untukmu
Juga aku
Berhalaku

Aku mengiba, dunia hampir tak berbeda
Aku bersuka, kau diam-diam saja
Apakah keberadaanku adalah milikmu? wahai berhala?

Aku menjura-puja berhala
Berhala diam saja
Aku memaki-ludahi behala
Sama saja

Tak memberi petuah
Tak mendatangkan berkah
Bahkan tak mampu ia beriku masalah

Sekarang aku menyaksikan,
Sesungguhnya kau tak lebih dari sepotong sandungan,
Yang diciptakan bukan untuk aku cinta-kan,
Tapi untuk mengabdikan,
Mengabdikan setunggal kehidupan,
Hanya untuk Tuhan