Tanda Kehidupan

Kita selalu punya ruang untuk berbincang. Dalam doa yang terucap diatas sajadah pada malam panjang. Dalam tengadah, bermohon pada Sang Maha Penyayang.

Kita selalu dapat berinteraksi walaupun dalam dimensi sepi. Dalam syair yang teruntai dari suci hati. Doa itu berbunyi, agar kehidupan kita ini senantiasa diberkahi.

Bukankah air mata itu tanda kehidupan. Bahwa memang, hati masih memiliki perasaan?

Depok, 5 Februari 2016